Sabtu, 27 Juni 2009

nada santun ?


"nada santun" itu yang gimana ? menurut siapa ? bertele-tele ? temannya telo ?

farisi


Kaum farisi tidak jauh dari gerombolan massa, uang, permainan politik, permainan kata-kata, mudah menghasut dan bahkan mencelakai dan membunuh. Mengagungkan jabatan duniawi, berpakaian wah..., kursi wah... , suka ber"putar-putar", lalu kabur...
Hanya kaum penjilat dan pengekor yang lebih suka mencari muka kepada dunia, menebar janji janji, ber"mulut manis", memberikan ajaran "semu" & bersandiwara, penuh trik dan intrik, daripada tulus dan polos berjuang untuk Sang Pencipta; walaupun pintar bicara dan menulis. http://breadwine.blogspot.com/2009/05/area-permainan-kaum-farisi-hanya.htmlhttp://breadwine.blogspot.com/2009/05/berani-hadapi-cermin.html

L A i ?


ada TUHAN Allah, ada allah, ada ALLAH, ada TUHAN, ada Tuhan... terjemahan LAi sungguh sungguh sungguh... " sangat pinterrrr... " ?

kebohongan


Kampanye menanam pohon tetapi penyelundupan kayu berjalan terus lebih dahsyat.Kampanye koperasi untuk ekonomi rakyat, tetapi penyelundupan hebat terus berjalan.Kampanye anti narkoba tetapi perusak bangsa itu terus diproduksi oleh oknum bangsanya sendiri.Apa maksud semua itu ?

perjumpaan ?


Banyak manusia yang masih terhanyut oleh issu dan doktrin "perjumpaan dengan setan" , sebenarnya dan sebaiknya belajar dan mengalami sendiri berjumpa dengan setan dan juga dengan utusanNYA atau malaikatNYA. " atmosfir " nya jelas SANGAT berbeda. Jangan mudah dihasut dan mudah percaya, bila perlu ... alamilah sendiri !

rasis


lha... memangnya bila Indonesia dipimpin oleh manusia beragama X saja, itu PASTi BERES ? sudah banyak bukti ternyata...Istri nya beragama lain saja dipermasalahkan, sekalian aja agama cucu nya itu apa ? katanya Bhinneka Tunggal Ika, capek... banyak teori dan aturan, tapi pelaksanaannya miring semua

rusak di kota


daripada hidup di kota tapi rusak jiwa raga, lebih baik hiudp di " desa " ?

banyak doa ?


banyak juga yang mengajarkan berdoa itu harus lengkap panjang lebar kesana kemari... masih kurang lagi..., emangnya TUHAN itu dimensi materi ?

Jumat, 26 Juni 2009

konflik






















Semua kebaikan bukan berasal dari diriku. Aku tidak sendiri. Aku yang sendiri adalah aku yang buruk.

Pertentangan dimensi materi tidak akan berakhir hingga bumi dan langit akan berlalu. Jadi kita memang harus membatasi pertentangan yang berkepanjangan.

Melalui tulisan, setidaknya telah membatasi konflik emosional dan kita bisa studi lagi, melihat lagi, membaca lagi.

Yang penting..., belajar memaklumi, menjelaskan dan selanjutnya serahkan kepada DiA. Terkadang kita perlu meninggalkan kasus tersebut dan memohon petunjukNYA.

Selasa, 23 Juni 2009

hipnotis ?


hypnoterapy... apakah sesuai dengan kehendakNYA dan tidak beresiko negatif apa pun ?