Jumat, 29 Januari 2010

konsumen macam apa ?


kita akan hadapi berbagai calon konsumen dan konsumen.
tiap orang punya pendapat, apresiasi dan rasa yang berBEDA2 walaupun dengan " barang " yang sama, hal itu WAJAR saja.

cari konsumen yang tidak mengutamakan asal murah asal murah.
juga konsumen yang menyadari bahwa produk hasil bumi itu tidak bisa seperti produk pabrikan.
hindari konsumen yang menghabiskan laba kita dengan berhutang terlalu lama, juga konsumen yang menumpuk modal dari kita dengan mengulur pelunasan terlalu lama, tidak sesuai dengan fakta perputaran modal ber-laba lebih besar dalam waktu yang lebih singkat.

coba pikir... mengapa para "konglomerat" tidak memupuk pinjaman dari bank, tetapi dari para penyuplai yang tidak sekaya mereka, yang justru akan mempersulit dan bahkan mematikan usaha kecil & menengah.

Kamis, 28 Januari 2010

lagi lagi ajaran sugesti psikologi ?


Kata mereka, aku ini anak "raja", anak Tuhan, anak ... bla bla bla ... , kepala bukan ekor, naik tidak turun bla bla bla...
Hampir setiap hari aku hanya makan macam ini.

Sepertinya mereka itu bohong dan suka bohong ya ???

http://breadwine.blogspot.com/2008_07_01_archive.html

" kerja pintar "


untuk apa kesana kemari cari duit, tunggu saja di sini, duit itu akan tumbuh sendiri dan nanti saya tuai saja.

Selasa, 26 Januari 2010

sugesti psikologi dan hipnoterapi LAGI


itu para mafia dkk dll juga berkelimpahan, bahkan sangat amat.
sudahlah pak... jangan ikut2an meneruskan ajaran sugesti psikologi,
tidak beda dengan hipnoterapi.

" tercekik "


perlu rekan rekan ketahui dan mencari tahu bahwa kondisi negara kita " sebenarnya tercekik " hingga pendidikan, kesehatan dan pertanian.

kami... sebagai anak bangsa ( bila tidak diakui , terserah ) mengingatkan dan menyerukan pentingnya menyerukan dan membangkitkan " Indonesia Raya " tanpa henti !!!

" ini " atau itu ?


apa ada yang berani menyatakan bahwa " ini " haram ?
atau... mari kita alihkan perhatian rakyat dengan pesta " mereka " ?
atau... permainan apa sebenarnya di balik permainan " ini " ?
atau... propaganda " ini " lebih penting daripada propaganda meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan bagi rakyat negara ini ?

kasih = manis & enak ?


Apakah mengasihimu harus dengan yang manis manis dan enak enak saja ?

Sabtu, 23 Januari 2010

rice tech


ternyata Indonesia sudah tertinggal teknologi di seluruh sektor ?
di bidang teknologi pangan khusus nya hal pertanian padi, di negara Cina dan Thailand jauh lebih maju, bahkan telah lama bisa menghasilkan sekitar 21 ton beras dalam 1 hektar, sedangkan di Indonesia hanya sekitar maksimal 7 ton saja.

dalam perdagangan bebas... Indonesia akan dilibas habis ? sampai ke sektor pertanian ? terutama harga lebih murah dan kualitas sama atau lebih baik dari hasil pertanian negara lain. Indonesia hanya bisa jadi negara bahan baku dan konsumtif saja ???
bahan baku pun sudah SANGAT dipengaruhi pihak asing atau bahkan " dikuasai " mereka ?

Kamis, 21 Januari 2010

Ratusan Ulat Ganas Gerogoti Tubuh Bocah


Mamuju: Ummi Darmiati, bocah kelas enam sekolah dasar, hanya bisa terbaring lemas di bangsal Rumah Sakit Umum Daerah Mamuju, Sulawesi Barat. Ratusan ulat-ulat ganas terus menjalar ke sekujur tubuhnya. Korban bahkan merasakan sakit hingga di dagu, kepala, lengan dan pahanya.

Sejak terserang penyakit aneh ini, menurut Suryani--ibunda Ummi, sang anak dikucilkan dari pergaulan teman-teman sekolahnya. Upaya keluarga mengurangi rasa sakit dengan cara mencopoti ulat-ulat dari tubuh Ummi pun tak membuat populasi ulat di tubuh korban berkurang.

Ummi sudah dua tahun menderita penyakit ini, namun tidak pernah dibawa ke RS untuk dirawat karena faktor ekonomi keluarga. Korban baru dilarikan ke RS sejak lima hari lalu, setelah jatuh pingsan karena kondisi tubuhnya terus melemah.

Anehnya, walaupun sudah lima hari dirawat, pihak RS belum memberitahukan keluarga korban jenis penyakit yang menyerang sang bocah. Salah satu petugas RSUD Mamuju, Tabita, menjelaskan sejak korban tiba di RS langsung dirujuk dokter ke Makassar untuk mendapatkan perawatan maksimal, namun karena alasan biaya keluarga korban menolak.

Lantaran frustrasi, semula korban akan dikembalikan keluarganya ke kampung halamannya di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulbar. Namun ditahan dokter karena alasan bisa membahayakan kesehatan korban. Korban kini dirawat dengan fasilitas dan pengobatan seadanya.(IDS/ANS)

Rabu, 20 Januari 2010

u n t u n g ?


untung... untung... mereka hanya tau untung baru kerja baru mendekat baru perhatian,
untung... untung... mereka tidak tau untung illahi (atau tuhani ya ?)

kami juga sering dimarahi mereka, karna apa yang kami kerjakan
seakan tidak ada untungnya, tidak ada untung di mata mereka.

untung... oh untung... seandainya tidak ada ...kata itu dan turunannya di dunia ini.
benarkah bila berpihak kepada hati nuraniNYA , maka kita akan rugi dan rugi ?